Kode Etik

KODE ETIK PT. RAJA WALET INDONESIA

Kode Etik dan Peraturan PT. RAJA WALET INDONESIA ini dimaksudkan untuk memberikan arahan kepada Mitra Usaha dalam menjalankan bisnis di PT. RAJA WALET INDONESIA. Peraturan dan kode etik perusahaan ini dibuat sebagai peraturan dan pedoman bagi semua pihak yang terlibat dalam bisnis PT. RAJA WALET INDONESIA  dengan tujuan dan maksud :

1.    Menjelaskan dan mengatur hubungan antara perusahaan dengan Mitra Usaha.
2.    Menjelaskan mengenai peraturan dan etika yang harus ditaati dalam menjalankan bisnis PT. RAJA WALET INDONESIA
3.    Menjaga dan melindungi kepentingan Perusahaan dengan  Mitra Usaha.
4.    Mengatur dan melindungi kepentingan hukum Perusahaan, dengan Mitra Usaha dari tindakan distributor yang dapat menyebabkan timbulnya kerugian terhadap perusahaan dan Mitra Usaha.
5.    Menyatakan dan mengatur hak, kewajiban, tugas dan tanggung jawab Mitra Usaha dalam menjalankan bisnis PT. RAJA WALET INDONESIA

Disini diatur berbagai hal yang berkaitan dengan bisnis PT. RAJA WALET INDONESIA baik hubungan antar sesama Mitra Usaha maupun antar perusahaan. Seluruh Mitra Usaha wajib mentaati Kode Etik dan Peraturan yang sudah ditetapkan perusahaan. Perusahaan mempunyai hak mutlak untuk mengubah, memperbaharui, dan menambah serta menghapus semua atau sebagian dari Kode Etik dan Peraturan Mitra Usaha ini apabila dianggap perlu.

BAB I
KETENTUAN UMUM

Pasal 1

1.    PT. RAJA WALET INDONESIA adalah perusahaan yang berbadan hukum dan berkedudukan di Sragen, pemasok produk ke konsumen melalui para Mitra
2.    PRODUK adalah semua jenis barang – barang yang dipasarkan oleh perusahaan secara eksklusif dengan sistem penjualan berjenjang kepada para  Mitra Usaha.
3.    MITRA adalah perorangan yang telah mendaftarkan keanggotaan nya sebagai anggota PT. RAJA WALET INDONESIA dan terdaftar secara resmi serta bersedia mengikuti tata tertib keanggotaan PT. RAJA WALET INDONESIA. Mitra adalah mitra usaha, dan bukan karyawan PT. RAJA WALET INDONESIA.
4.    JARINGAN adalah beberapa mitra yang berada dalam kelompok anggota yang bersangkutan
5.    DOWNLINE adalah mitra yang berada pada satu garis lurus kebawah pada jaringan
6.    UPLINE adalah mitra yang berada pada satu garis lurus keatas pada jaringan
7.    KONSUMEN adalah pembeli dari produk – produk PT. RAJA WALET INDONESIA dengan tujuan untuk digunakan sendiri.
8.    SPONSOR adalah Mitra yang telah melakukan perekrutan kepada calon Mitra dan kemudian secara resmi menjadi Mitra PT. RAJA WALET INDONESIA
9.    CROSSLINE adalah  mitra atau anggota yang berbeda garis sponsor
10.    PERINGKAT adalah suatu jenjang karir Mitra yang dapat dicapai dengan memenuhi syarat – syarat tertentu, mulai dari Star Leader, Star Leader Qualified, Core Leader, Core Leader Qualified, Master Leader, Master Leader Qualified, Top Leader dan Top Leader Qualified.
11.    BONUS MINGGUAN adalah bonus yang dihitung secara harian dan dibayarkan oleh perusahaan setiap minggunya kepada Mitra yang berhak menerimanya karena telah memenuhi syarat – syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan
12.    BONUS BULANAN adalah bonus yang diberikan oleh perusahaan secara bulanan kepada Mitra yang berhak menerimanya karena telah memenuhi syarat – syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan
13.    BONUS TRIWULAN  adalah bonus yang diberikan oleh perusahaan dalam per 3 (tiga) bulan  kepada Mitra yang berhak menerimanya karena telah memenuhi syarat – syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan
14.    BONUS REWARD adalah bonus yang diberikan oleh perusahaan kepada Mitra yang berhak menerimanya karena telah memenuhi syarat – syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
15.    KODE ETIK PERUSAHAAN adalah suatu tatanan aturan yang mengikat dan menjadi pedoman bagi Mitra Usaha dalam menjalankan usaha PT. RAJA WALET INDONESIA sejak terdaftar secara resmi.

BAB II
MITRA & SPONSORISASI

Pasal 2

A.    MENJADI MITRA
 

1.    Pemohon terdaftar sebagai WNI dan memiliki No ID KTP.
2.    Mitra merupakan mitra mandiri perusahaan dan bukan karyawan PT. RAJA WALET INDONESIA
3.    Seluruh pendaftaran harus disponsori dari mitra bisnis. Disponsori oleh seorang Mitra yang sah. Pemohon bebas untuk memilih sponsor yang dipercaya mampu memberikan bimbingan dan pelatihan kepadanya
4.    Setiap mitra bisnis wajib mengisi data diri secara lengkap dan benar seperti (Nama Lengkap, No Identitas, Alamat, Kota, No Telepon, Ahli Waris dan Hubungan Ahli Waris).
5.    Setiap Mitra bisnis wajib memiliki rekening Bank atas nama yang bersangkutan, jika rekening bank tersebut tidak sama dengan identitas Mitra bisnis maka pengiriman bonus atau komisi tidak dapat dilakukan. Perusahaan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul akibat penggunaan rekening bank yang tidak sesuai dengan identitas member. Kecuali ada laporan sebelumnya dan bukti yang kuat.
6.    Setiap Mitra bisnis hanya berhak memiliki 1 (SATU) hak usaha dengan satu nomor rekening bank atas nama mitra bisnis yang bersangkutan.
7.    Satu nomor keanggotaan (ID Member) berlaku hanya untuk seorang Mitra Bisnis secara Individual
8.    Pemohon tidak dibenarkan menggunakan nama pihak ketiga, nama suatu perusahaan, badan usaha, organisasi ataupun nama fiktif untuk pendaftaran keMitraannya, jika terindikasi menggunakan data fiktif maka ID yang bersangkutan bisa dilakukan PEMBLOKIRAN sampai yang bertanggung jawab bersedia datang kekantor dan memberikan penjelasan yang bisa diterima.
9.    Jika pemohon sebagai mitra bisnis bukan penduduk dari Indonesia, maka sebelum menjadi mitra bisnis dan atau mensponsori mitra bisnis lainnya, yang bersangkutan harus memenuhi syarat – syarat dan ketentuan yang berlaku pada imigrasi, visa, ketenagakerjaan, pajak serta harus mengetahui dan mematuhi hukum, regulasi, persyaratan dan ketentuan lainnya yang berlaku di Negara Hukum Indonesia.
10.    Jangka waktu perjanjian ketika sudah menjadi anggota Mitra bisnis berlaku selamanya.
11.    Seorang Mitra dilarang memberikan keterangan atau informasi yang tidak benar atau tidak akurat kepada perusahaan.
12.    Seorang Mitra berkewajiban segera memberitahukan pihak perusahaan apabila terdapat perubahan atau kesalahan dalam mengisi atau memasukkan data keanggotaannya sebagai Mitra.
13.    Seorang MITRA dapat merekrut pasangannya (suami/istri) dengan ketentuan, pasangannya harus berada langsung di bawah MITRA tersebut.
14.    Setiap MITRA yang sebelumnya berstatus belum menikah, dan kemudian menikah, maka MITRA tersebut harus memberitahukan kepada Perusahaan tentang perubahan status perkawinannya tersebut.
15.    Jika sepasang suami istri (MITRA) bercerai, maka yang berhak terhadap keMITRAan PT. RAJA WALET INDONESIA adalah yang namanya tercantum dalam Formulir Pendaftaran MITRA, kecuali jika pihak pengadilan menentukan lain, atau terdapat kesepakatan kedua belah pihak.
16.    Perusahaan memberikan tenggang waktu selama 10 (sepuluh) hari kerja kepada calon mitra usaha untuk memutuskan menjadi mitra usaha atau membatalkan pendaftaran dengan mengembalikan alat bantu penjualan (starter kit) dan produk yang telah diperoleh dalam keadaan seperti semula.
17.    Perusahaan mempunyai hak untuk segera menghentikan status keanggotaannya sebagai Mitra dalam hal Mitra telah sengaja memberikan informasi yang salah atau tidak akurat
18.    Keangggotaan mitra bisnis bersifat independen sehingga untuk pengembangan bisnisnya diperlukan usaha kreatifitas dan biaya pribadi selaku pengusaha independen.
19.    Dalam hal ini, Perusahaan tidak memiliki kewajiban sedikit pun untuk memberikan tunjangan dalam bentuk apapun guna pengembangan usaha mitra bisnis yang bersangkutan.
20.    Adapun dukungan (support) dari Perusahaan diberikan bersifat umum sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh mitra bisnis – mitra bisnis yang lain juga
21.    Segala kerugian yang timbul terhadap Mitra itu sendiri maupun terhadap Perusahaan ataupun pihak – pihak lainnya yang disebabkan karena kesalahan, kelalaian atau kesengajaan dalam mengisi dan memberikan data keanggotaan menjadi tanggung jawab Mitra secara pribadi.

B.    TANGGUNG JAWAB MITRA
 

1.    Mitra dalam menjalankan bisnis di PT. RAJA WALET INDONESIA harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
2.    Menjaga nama baik perusahaan. Mitra tidak dibenarkan menjalankan aktivitas – aktivitas yang dapat merusak nama baik perusahaan.
3.    Mitra tidak diperkenankan bertindak dan mengatasnamakan perusahaan, mewakili perusahaan melakukan pengikatan hukum dengan pihak lain atau mewakili seolah-olah dirinya adalah wakil perusahaan.
4.    Mitra tidak diperbolehkan memberikan informasi, jaringan, atau hal lain yang bersifat rahasia kepada pihak lain.
5.    Mitra tidak dibenarkan menyatakan dirinya sendiri atau orang lain memiliki suatu daerah kekuasaan.
6.    Mitra tidak dapat melibatkan perusahaan terhadap tuntutan, tanggung jawab, kerugian atau hal lain yang timbul akibat aktivitas keanggotaan.
7.    Mitra bertanggung jawab terhadap segala akibat yang timbul dalam melakukan aktivitas keMitraan yang dilakukan menyimpang dari aturan yang ditentukan perusahaan.
8.    Bekerjasama dan menjaga keutuhan serta keharmonisan dengan sesama Mitra.
9.    Menjual produk, memberikan informasi yang benar dalam menjelaskan kualitas, daya guna, cara pemakaian, dan kandungan dari produk – produk yang dipasarkan perusahaan. Mitra tidak boleh membuat suatu penjelasan sendiri berkenaan barang-barang yang dijual, selain dari yang tertulis pada label barang atau brosur – brosur resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan.
10.    Mitra bertanggung jawab untuk tidak membuat alat bantu apapun baik berupa gambar, visual, atau apapun tanpa mendapatkan ijin tertulis terlebih dahulu dari perusahaan.
11.    Mitra bertanggung jawab untuk tidak menjual atau mengedarkan produk yang tidak layak pakai/konsumsi.

C.    HAK DAN KEWAJIBAN MITRA
 

1.    Setiap mitra bisnis berhak mendapatkan komisi dari usahanya sesuai dengan Rencana Pemasaran ( Marketing Plan) Perusahaan.
2.    Setiap mitra bisnis berhak mengikuti program – program bisnis perusahaan dalam rangka percepatan pengembangan usaha mitra bisnis dan perusahaan.
3.    Mitra berhak mendapatkan produk yang berkualitas baik dari perusahaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan oleh perusahaan.
4.    Mitra berhak mendapatkan penjelasan dan informasi yang memadai dari perusahaan mengenai produk – produk perusahaan.
5.    Setiap mitra bisnis wajib mematuhi ketentuan yang dikeluarkan pemerintah terkait perpajakan.
6.    Setiap mitra bisnis wajib menjaga nama baik Perusahaan.
7.    Setiap mitra bisnis wajib membantu dan membina mitra bisnis yang ada di jaringannya dengan cara – cara yang adil dan fair.
8.    Mitra wajib melakukan pembinaan, pelatihan, dan motivasi bagi mitra yang disponsorinya menurut cara – cara yang tidak bertentangan dengan faedah perusahaan.
9.    Mitra bisnis berhak untuk mendapatkan kompensasi berupa ganti rugi atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang atau jasa yang diperdagangkan akibat kesalahan Perusahaan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pejabat yang berwenang.
10.    Mitra bisnis berhak atas kompensasi berupa ganti rugi atau penggantian apabila barang dan jasa yang diterima dimanfaatkan tidak sesuai dengan perjanjian.
11.    Mitra bisnis berhak untuk mendapatkan pembinaan dan pelatihan dari Perusahaan untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para mitra bisnis agar bertindak dengan benar, jujur dan berbertanggung jawab. Untuk kepentingan tersebut perusahaan menyiapkan RISS sebagai wadah pengembangan dan pembelajaran.
12.    Setiap mitra bisnis berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berprestasi dalam memasarkan barang atau jasa milik Perusahaan.
13.    Mitra bisnis karena suatu sebab dapat mewariskan hak bisnisnya kepada salah satu keluarga terdekat  yang masih dalam satu KK yaitu istri atau anak yang bersangkutan  yang identitasnya telah dinyatakan pada saat mitra bisnis melakukan registrasi awal keanggotaan dan tercatat pada database perusahaan.
14.    Mitra bisnis yang sudah peringkat CORE LEADER ke atas tidak boleh MENJALANKAN atau MEMASARKAN produk dari bisnis MLM lainnya, jika terbukti melanggar kode etik maka akan mendapatkan sanksi berupa teguran hingga pemblokiran ID Member.
15.    Mitra wajib memahami dan mematuhi semua peraturan yang dikeluarkan perusahaan.

D.    PENGAKHIRAN KEANGGOTAAN SEORANG MITRA
 

1.    PENGUNDURAN DIRI
a.    Seorang MITRA dapat mengundurkan diri dengan cara menyerahkan surat permohonan pengunduran diri kepada Perusahaan.
b.    Sehubungan dengan pengunduran diri MITRA tersebut, maka segala akibat hukum yang timbul terhadap pihak ketiga, berkenaan dengan aktivitas atau bisnisnya, menjadi tanggung jawab MITRA tersebut sepenuhnya.
c.    MITRA mempunyai batas waktu 6 bulan untuk mengaktifkan kembali status MITRA tersebut hanya dengan membayar biaya registrasi.
d.    Setelah mengundurkan diri, MITRA diperbolehkan bergabung kembali di jaringan yang berbeda setelah melewati masa 6 bulan.

2.    PENCABUTAN KEANGGOTAAN MITRA

Dalam hal diketahui adanya pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh MITRA, yang dapat mengakibatkan dicabutnya keanggotaannya, maka berdasarkan surat keputusan, Perusahaan berhak mengakhiri keanggotaan MITRA tersebut.

3.    BUY BACK GUARANTEE

Seorang MITRA yang mengundurkan diri atau diberhentikan oleh Perusahaan, dapat mengembalikan sisa produk yang belum terjual kepada Perusahaan dalam kondisi baik dan layak jual termasuk bahan-bahan promosi, alat bantu penjualan dan Perusahaan akan membeli produk tersebut dipotong biaya administrasi 10 % dari harga pembelian bersih, dan dipotong juga biaya setiap manfaat yang telah diterima oleh mitra berkaitan dengan pembelian produk yang akan dikembalikan.

PASAL 3
 
SPONSORISASI
 
A.    SPONSORISASI
 

1.    Setiap Mitra tidak diperbolehkan mempengaruhi mitra yang bukan di sponsori secara pribadi dengan cara apapun untuk pindah jaringan atau pada perusahaan lain.
2.    Jika terjadi pelanggaran hak – hak pensponsoran maka perusahaan dapat menerima laporan dari para mitra/sponsor lainnya untuk diambil suatu tindakan, sesuai dengan ketentuan mengenai sanksi yang diatur dalam Kode Etik dan Peraturan Mitra ini.
3.    Mitra yang melakukan pensponsoran wajib melakukan bimbingan, pelatihan, dan penjelasan yang benar segala sesuatu yang berkaitan dengan bisnis PT. RAJA WALET INDONESIA secara benar terhadap mitra yang disponsori.
4.    Mitra yang mensponsori  bertanggung jawab untuk mengarahkan mitra yang di sponsorinya tersebut dalam hal mematuhi kebijakan dan prosedur yang berlaku.
5.    Sponsor tidak boleh memberikan informasi yang menyesatkan para downline ataupun calon downline baik dalam hal produk maupun panduan bisnis.
6.    Sponsor wajib menjelaskan secara akurat dan benar, baik diminta ataupun tidak, kepada downlinenya mengenai segala hak, kewajiban, kebijaksanaan, aturan, program, dan promosi perusahaan sebagaimana yang telah diatur oleh perusahaan.
7.    Mitra PT. RAJA WALET INDONESIA tidak di perkenankan mensponsori karyawan perusahaan. Kebijakan ini dikeluarkan untuk menjaga keadilan pelayanan karyawan terhadap mitra.

8.    Jika seorang MITRA disponsori oleh dua orang sponsor yang berlainan dan pensponsoran yang kedua terjadi ketika MITRA tersebut masih aktif, maka yang dianggap sah adalah sponsor yang pertama.
B. PENSPONSORAN YANG TIDAK SAH DAN SANKSINYA
 

1.    Pensponsoran yang tidak sah dalam hal ini adalah mensponsori seorang MITRA yang sudah menjadi MITRA pada jaringan lain.

2.    Perusahaan berhak untuk mengambil tindakan atas penyeponsoran yang tidak sah, adalah sebagai berikut :

a.    Status sebagai MITRA akan dicabut atau dibatalkan.
b.    Mengeluarkan surat teguran dan / atau menjatuhkan sanksi  kepada semua pihak yang terlibat.
c.    Tidak membayarkan bonus yang telah muncul.

PASAL 4
 
AHLI WARIS & PENGALIHAN
 
A.    AHLI WARIS
 

1.    Seorang MITRA diperbolehkan menunjuk siapa saja yang dikehendaki untuk menjadi ahli warisnya (suami/istri, anak atau saudara). Jika nama ahli waris tidak tercantum dalam formulir permohonan, maka yang menjadi ahli warisnya adalah hubungan yang terdekat dengan dibuktikan KTP dan KK. Apabila terjadi perselisihan tentang siapa yang menjadi ahli waris yang sah setelah seorang MITRA meninggal dunia, Perusahaan hanya mengakui ahli waris berdasarkan keputusan atau penetapan lembaga peradilan sesuai dengan kewarganegaraan yang bersangkutan. PT. RAJA WALET INDONESIA berhak menahan atau membekukan keuntungan apa saja termasuk bonus dan komisi dan akan membayarkan sampai diperoleh keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum. Bila MITRA meninggal atau secara medis tidak dapat melakukan tugasnya sebagai MITRA maka berdasarkan bukti yang diterima, keMITRAannya secara otomatis pindah kepada ahli waris sesuai yang tertera pada formulir pendaftaran.
2.    Jika terjadi sengketa oleh pihak lain perihal ahli waris ini maka Perusahaan akan mengikuti keputusan akhir pengadilan.
3.    Jika penerima ahli waris yang ditunjuk juga meninggal, maka Perusahaan akan menunjuk ahli waris terdekat atau berdasarkan hasil musyawarah para ahli waris yang ada (dibuat di hadapan notaris).
4.    Jika penerima ahli waris ternyata telah menjadi MITRA maka yang bersangkutan wajib memilih keMITRAan salah satu
5.    Seorang MITRA dilarang menghibahkan atau mengalihkan hak lainnya sebagai seorang MITRA kepada orang lain tanpa persetujuan tertulis dari Perusahaan. Seorang MITRA dapat mendelegasikan tanggung jawabnya tetapi tetap bertanggung jawab untuk memastikan semua tindakan yang diambil sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku.


B.    PENGALIHAN
 

Jika seorang mitra meninggal dunia, ahli warisnya secara otomatis akan mengambil alih kemitraan. Jika nama ahli waris tidak disebutkan, pengalihan kemitraan akan ditentukan berdasarkan keputusan atau penetapan lembaga peradilan yang berlaku. Secara bersamaan PT. RAJA WALET INDONESIA berhak menahan /membekukan seluruh keuntungan bonus atau komisi sampai kasusnya diputuskan.

BAB III
HAK DAN KEWAJIBAN
PT. RAJA WALET INDONESIA

PASAL 5

HAK PT. RAJA WALET INDONESIA

1.    Menerima formulir Pendaftaran Mitra Bisnis yang diisi secara jujur dan benar.
2.    PT. RAJA WALET INDONESIA berhak menahan bonus dan mencabut keanggotaan Mitra bisnis apabila Mitra bisnis tersebut terbukti melanggar kode etik dan peraturan PT. RAJA WALET INDONESIA, yang secara nyata atau penilaian PT. RAJA WALET INDONESIA sangat potensial  membahayakan kelangsungan hidup PT. RAJA WALET INDONESIA.
3.    Dalam hal menjaga usahanya, PT. RAJA WALET INDONESIA berhak untuk melakukan tindakan atas pelanggaran yang dilakukan oleh para Mitra Bisnis dalam menjalankan usahanya yang tidak mematuhi peraturan – peraturan yang telah digariskan PT. RAJA WALET INDONESIA.
4.    PT. RAJA WALET INDONESIA tidak memiliki kewajiban sedikitpun untuk memberikan tunjangan dalam bentuk apapun guna pengembangan bisnis, Mitra Bisnis yang bersangkutan.

5.    Adapun dukungan (support) dari PT. RAJA WALET INDONESIA  diberikan bersifat umum sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh Mitra Bisnis yang lain juga.

PASAL 6

KEWAJIBAN PT. RAJA WALET INDONESIA
 

1.    Memberikan bonus, atas usaha yang dilakukan oleh para Mitra Bisnis sesuai dengan yang dijanjikan oleh PT. RAJA WALET INDONESIA yang tercantum dalam marketing plan.
2.    Memberikan informasi yang jelas kepada Mitra Bisnis secara benar dan jelas tentang usahanya, marketing plan, produk dan lain – lain terkait dengan kegiatannya.
3.    Menyediakan produk yang baik dan berkualitas (memenuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku di Indonesia) serta alat – alat bantu penjualan yang diperlukan untuk Mitra Bisnis dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.
4.    PT. RAJA WALET INDONESIA dalam melakukan usahanya dan pembinaan Mitra Bisnis, berkewajiban mematuhi aturan yang mengacu pada ketentuan yang berlaku di Indonesia.
5.    Perusahaan akan melakukan pelatihan/training di kantor pusat PT. RAJA WALET INDONESIA serta hari – hari tertentu sesuai kesepakatan dengan para Mitra usaha ditempat dan waktu yang sudah disepakati. Pelatihan yang ada, meliputi  Pelatihan rutin seperti :
a.    BBOP (Blackwalet Bussiness Opportunity Presentation) untuk Mitra usaha baru. Pelatihan ini dilaksanakan sebulan sekali dengan peserta minimal 300.
b.    BBT (Blackwalet Basic Training) untuk Mitra yang sudah terdaftar, dengan peserta 50 Mitra per kelas.
c.    Webinar. Pelatihan melalui online yang diadakan setiap bulan dan dapat diikuti oleh semua peringkat Mitra usaha. Topik pelatihan mencakup berbagai aspek.
d.    GRAND BBOP. Untuk Mitra usaha baru. Pelatihan ini dilaksanakan per tiga bulan sekali dengan peserta minimal kurang lebih 1000.

PASAL 7
PEMBELIAN PRODUK, PENJUALAN PRODUK,
KETENTUAN TENTANG ONLINE DAN WEBSITE
SERTA JAMINAN KUALITAS PRODUK
A.    PEMBELIAN PRODUK
 

1.    Mitra bisnis hanya dapat membeli produk dari Mitra bisnis PT. RAJA WALET INDONESIA yang sudah ditunjuk sebagai STOCKIST secara tunai / debit / kartu kredit untuk setiap pembelian pribadi Mitra.
2.    Perusahaan tidak bertanggung jawab terhadap segala pembelian atau pendaftaran Mitra baru yang tidak dilakukan ditempat yang ditunjuk perusahaan.
3.    Setiap pembelian produk di kantor untuk Master Stockist dan Stockist baru maka akan menerima faktur sebagai bukti pembayaran yang sah.
4.    Seorang Mitra bisnis baru berhak mendapatkan harga yang sama sesuai dengan harga Mitra bisnis yang telah diberlakukan oleh perusahaan dan jika produk dikirim ongkos kirim akan di bebankan kepada pembeli.
5.    Harga Mitra bisnis yang tercantum dalam daftar harga yang dikeluarkan perusahaan sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
6.    MITRA yang telah melakukan pembelian produk diberikan waktu selama 14 (Empat Belas) hari sejak tanggal pembelian untuk mengembalikan barang yang sudah dibeli apabila barang tersebut tidak sesuai dengan perjanjian. (barang yang dikembalikan harus dalam keadaan seperti semula).

C.    PENJUALAN PRODUK
 

1.    Mitra bisnis tidak boleh menjual atau memajang produk – produk PT. RAJA WALET INDONESIA di toko – toko pengecer. Seorang pemilik toko dapat menjadi Mitra bisnis, diperbolehkan memajang brosur, tetapi tidak diperkenankan memajang produk PT. RAJA WALET INDONESIA di tokonya. Pelanggaran atas hal ini dapat berakibat pada pemutusan hubungan sebagai Mitra bisnis oleh perusahaan.
2.    Pada saat menjual produk, Mitra bisnis harus memberikan informasi yang benar dalam menjelaskan kualitas, daya guna, cara pemakaian, dan kandungan dari barang-barang yang dipasarkan perusahaan. Mitra tidak boleh membuat suatu penjelasan sendiri berkenaan dengan produk yang dijual, selain dari yang tertulis pada label produk atau brosur-brosur resmi yang dikeluarkan perusahaan.
3.    Mitra bisnis wajib menjual produk kepada konsumen sesuai dengan harga yang telah diberlakukan oleh perusahaan.
4.    Seorang Mitra bisnis tidak dibenarkan untuk menurunkan harga jual produk PT. RAJA WALET INDONESIA. Bila tindakan tersebut terbukti, maka perusahaan berhak mencabut langsung keMitraan yang bersangkutan.
5.    Mitra bisnis dilarang menjual produk yang sudah kadaluarsa atau rusak.
6.    Mitra bisnis diperbolehkan untuk mengikuti atau mengadakan pameran atau bazaar untuk menjual produk dengan persetujuan perusahaan.

D.     KETENTUAN TENTANG ONLINE DAN WEBSITE
 

1.    MITRA tidak diperkenankan menjual produk PT RAJA WALET INDONESIA melalui Market Place.
2.    MITRA tidak diperkenankan membuat Website berkenaan dengan penjualan produk PT RAJA WALET INDONESIA.

    Tanpa seizin PT. RAJA WALET INDONESIA, seorang Mitra bisnis tidak diperbolehkan membuat situs terkait PT. RAJA WALET INDONESIA untuk merilis segala macam informasi, deskripsi produk, atau mempromosikan bisnis PT. RAJA WALET INDONESIA miliknya. Mitra bisnis harus mendaftarkan semua websitenya yang berhubungan dengan penjualan atau promosi PT. RAJA WALET INDONESIA ke perusahaan.
E.    JAMINAN KUALITAS PRODUK
 

1.    Semua produk dari PT. RAJA WALET INDONESIA dijamin kualitasnya sesuai yang dijanjikan
2.    Apabila terdapat produk yang tidak sesuai dengan kualitas yang ditentukan, maka perusahaan akan mengganti produk tersebut
3.    Perusahaan memberikan tenggang selama 7 hari kerja kepada mitra dan konsumen untuk mengembalikan barang apabila ternyata barang tersebut tidak sesuai dengan yang dijanjikan
4.    Apabila ketentuan pengembalian produk terpenuhi, mitra/pelanggan berhak menerima penukaran produk baru.
5.    Jaminan ini tidak berlaku untuk produk yang dirusak dengan sengaja, disalahgunakan atau disimpan di tempat yang salah (menyimpan produk di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung atau tempat yang tidak sesuai).
6.    Perusahaan memberikan kompensasi berupa ganti rugi dan/atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang yang di perdagangkan, akibat kesalahan perusahaan yang dibuktikan dengan perjanjian
7.    SATISFACTION GUARANTEE: Ketika mitra mengajukan claim pada produk harus mengisi form claim dan akan di tanggapi minimal 7 (tujuh) hari kerja.

BAB V
MERK DAN LOGO

PASAL 8

Produk atau atribute yang digunakan untuk penjualan dengan menggunakan nama, merek dagang, dan logo perusahaan hanya produk dan atribute yang dikeluarkan PT. RAJA WALET INDONESIA.

1.    Mitra dilarang menggunakan nama, merek dagang, dan logo perusahaan tanpa ijin tertulis dari perusahaan.
2.    Mitra tidak diperkenankan mengiklankan produk dan atau program perusahaan dengan menggunakan bahasa yang berbeda dari informasi atau literatur tertulis yang diterbitkan perusahaan.
3.    Mitra harus menjaga nama, merek dagang, dan logo PT. RAJA WALET INDONESIA agar tidak digunakan atau ditiru orang lain.
4.    Semua barang produksi PT. RAJA WALET INDONESIA tidak boleh diproduksi ulang, baik seluruhnya atau sebagian, oleh Mitra atau pihak lain tanpa ijin tertulis dari PT. RAJA WALET INDONESIA.

BAB VI
PASAL  9

BONUS

1.    Apabila mitra ingin memperoleh bonus, maka ia harus memenuhi persyaratan yang di tentukkan oleh perusahaan.
2.    Pembayaran bonus hanya dilakukan melalui transfer via bank yang telah ditunjuk oleh perusahaan.
3.    Mitra dapat melihat bonus dan jaringan secara online di website resmi https://www.blackwalet.co.id/
4.    Perusahaan akan mengeluarkan bonus kepada mitra yang bersangkutan setiap minggu, bulan dan 3 bulan.
5.    Bonus mulai diberikan ketika mitra sudah melakukan pembelanjaan produk minimal sebesar Rp. 240.000,-.
6.    Bonus Harian (Referral, Pasangan, Leg, Matching Leg dan Pasangan RO) dihitung harian dan dibayarkan per 11 hari.
7.    Bonus Bulanan (Profit Sharing, Unilevel RO dan Matching Unilevel RO) dihitung setiap bulan dan dibayarkan setiap tanggal 5, jika hari libur maka akan dibayarkan pada hari setelahnya.
8.    Bonus Triwulan (Profit Sharing RO dan Poin Reward RO) dihitung setiap 3 bulan sekali dan dibayarkan pada tanggal 15, jika hari libur maka akan dibayarkan pada hari setelahnya.
9.    Perusahaan mempunyai hak untuk tidak mengirimkan bonus yang dihasilkan oleh seorang mitra yang telah mengundurkan diri atau diberhentikan oleh perusahaan.
10.    Pelayanan komplain untuk bukti transfer bonus hanya dilayani 30 hari setelah bonus dikirimkan.
11.    Bagi mitra yang aktif lagi setelah dilakukan pemblokiran ID maka bonus mulai diberikan lagi terhitung tanggal diaktifkan pada hari tersebut. Jika terdapat bonus yang keluar pada masa penonaktifan kememberan maka dinyatakan hangus.

BAB VII
PASAL 10

PAJAK

1.    Setiap harga produk yang tercantum dalam daftar harga yang dikeluarkan perusahaan sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (Ppn).
2.    Bonus yang diterima Mitra dikenakan pajak mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia, dimana setiap Mitra yang mendapatkan bonus dan sudah terhitung wajib kena pajak maka akan langsung dipotong pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
3.    Segala kewajiban perpajakan dari seorang distributor menjadi beban dari tanggung jawab distributor yang bersangkutan.

BAB VIII
LARANGAN, SANKSI, FORCE MAJEURE,
PENYELESAIAN PERSELISIHAN

PASAL 11
LARANGAN

1.    Mitra bisnis dilarang menggunakan identitas palsu
2.    Mitra bisnis dilarang mengajak, mengiming-imingi mitra bisnis lain untuk bergabung kedalam grupnya dengan janji untuk mendapatkan keuntungan fasilitas dan lain – lain.
3.    Mitra bisnis dilarang memperkenalkan atau menginformasikan bisnis lain selain bisnis Perusahaan pada acara – acara resmi yang diselenggarakan oleh Perusahaan maupun oleh leader yang mengatas namakan Perusahaan. Mempengaruhi/mengajak Mitra  lainnya, baik untuk menjadi Mitra perusahaan MLM lain ataupun memasarkan produk – produk sejenis yang merupakan saingan produk perusahaan.
4.    Mitra bisnis dilarang melakukan promosi negative baik itu menyangkut Perusahaan, produk, maupun manajemen dan keluarganya yang terbukti nyata – nyata dapat menjatuhkan nama baik dan kredibilitas Perusahaan.
5.    Mitra bisnis dilarang menyampaikan atau memberikan informasi yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya dari Perusahaan maupun produk dari Perusahaan misalnya melebih – lebihkan khasiat produk yang tidak sesuai dengan kenyataannya.
6.    Mitra bisnis dilarang menjual produk kepada konsumen dengan harga di atas maupun di bawah harga eceran (harga retail) yang telah ditetapkan oleh Perusahaan.
7.    Dilarang Menjual, memamerkan, dan/atau mendisplay produk perusahaan di toko, kios, supermarket atau tempat umum lainnya yang serupa kecuali di tempat yang telah ditunjuk oleh perusahaan.
8.    Mitra bisnis dilarang menggunakan atribut dan identitas Perusahaan tanpa seizin Perusahaan.
9.    Mitra bisnis dilarang membangun sistem bisnis lain didalam sistem bisnis perusahaan. Perusahaan tidak bertanggung jawab atas kerugian ataupun permasalahan bisnis yang timbul akibat adanya pembangunan sistem bisnis lain didalam sistem bisnis perusahaan.
10.    Mitra bisnis dilarang memberikan informasi yang tidak benar tentang perusahaan dan bisnisnya.
11.    Mitra bisnis, dengan cara – cara tertentu  dilarang berpindah posisi pada pohon jaringan perusahaan, misalnya karena alasan ketidak nyamanan dalam kelompoknya ataupun karena alasan lainnya. Jika mitra bisnis karena suatu sebab tertentu terpaksa pindah pohon jaringan, maka yang bersangkutan terlebih dahulu mengajukan permohonan berhenti sebagai mitra bisnis kepada perusahaan yang diketahui oleh sponsor yang bersangkutan. Untuk dapat mengajukan lagi sebagai mitra bisnis baru, dapat dilakukan minimal dalam 1 bulan atau maksimal setelah melewati 6 bulan terhitung sejak tanggal pengajuan permohonan berhenti sebagai mitra perusahaan.
12.    Mitra bisnis, dengan cara – cara tertentu dilarang memindah – mindahkan posisi mitra bisnis dalam grupnya ataupun grup mitra bisnis lainnya kedalam pohon jaringannya dengan iming – iming keuntungan tertentu.
13.    Mitra bisnis dilarang menjadi bagian dari Manajemen / Pemilik bisnis sejenis dengan Perusahaan, termasuk menjadi mitra perusahaan sejenis lainnya sementara yang bersangkutan juga adalah tercatat sebagai mitra  Perusahaan.
14.    Hak bisnis keanggotaan tidak dapat dialihkan kepada pihak lain dengan alasan apapun, terkecuali terkait perihal pewarisan.
15.    Jika terbukti seorang Mitra bisnis dengan peringkat Core Leader – Top Leader Qualified menjalankan bisnis lain yang serupa maka keanggotaan bisa DIBLOKIR SEMENTARA tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

PASAL 12
SANKSI

1.    Setiap mitra bisnis yang TERBUKTI melanggar kode etik dan peraturan PT. RAJA WALET INDONESIA akan dilakukan PEMBLOKIRAN SEMENTARA, sampai yang bersangkutan menghubungi pusat dan menjelaskan secara detail untuk dibuka kembali id nya, jika penjelasan tidak bisa diterima maka akan dilakukan pencabutan keanggotaan selamanya.
2.    Setiap mitra bisnis yang terbukti menimbulkan kerugian bagi Perusahaan dan orang lain, wajib mengganti kerugian tersebut.
3.    Setiap mitra bisnis yang di cabut keanggotaannya maka seluruh hak – haknya sebagai mitra bisnis di nyatakan hilang dan tidak berlaku lagi.
4.    Ketentuan Mengenai Kode Etik Mitra serta Prosedur dan Kebijakkan PT. RAJA WALET INDONESIA akan dikenai sanksi mulai dari teguran hingga pencabutan status sebagai mitra bergantung dari jenis dan berat-ringan pelanggaran yang dilakukan yang kesemuanya akan diputuskan berdasarkan kebijakkan perusahaan.

PASAL 13
FORCE MAJEURE

Apabila terjadi force majeure karena di luar kekuasaan manusia dan kejadian yang luar biasa antara lain peperangan, huru-hara, bencana alam, kebakaran, perubahan kebijakan pemerintah, gangguan teknologi yang di sebabkan faktor eksternal maka segala hal yang diakibatkan kejadian di atas bukan menjadi tanggung jawab PT. Raja Walet Indonesia.

PASAL 14
PENYELESAIAN PERSELISIHAN

1.    Segala perselisihan yang mungkin timbul akan di selesaikan secara musyawarah dan mufakat.
2.    Apabila musyawarah dan mufakat tidak tercapai maka masalah tersebut akan diselesaikan di pengadilan.
3.    Tempat penyelesaian perselisihan memilih tempat kediaman hukum yang tetap yaitu Pengadilan Negeri Semarang.

BAB IX – XIV
STOCKIST DAN MASTER STOCKIST
Terpisah dalam buku tersendiri yang mana termasuk bagian yang tidak terpisahkan dari kode etik ini.
BAB XV
PENUTUP

PASAL 27

1.    Seluruh MITRA wajib mematuhi Kode Etik dan Peraturan yang ada. Perusahaan mempunyai hak mutlak untuk mengubah dan/atau memperbaharui Kode Etik ini apabila dianggap perlu dengan persetujuan dari Kementrian Perdagangan dan instansi Pemerintah lainnya. Setiap perubahan dan/atau penyempurnaan dari waktu ke waktu oleh perusahaan menyesuaikan kebutuhan serta situasi dan kondisi serta akan disosialisasikan minimal 30 hari kepada setiap mitra bisnis.

2.    Kode Etik dan Peraturan PT. Raja Walet Indonesia ini berlaku di wilayah hukum Indonesia dan mulai efektif berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan adanya perubahan/ pembaharuan selanjutnya.